Demo Dukung Palestina di London

Demo Dukung Palestina di London

Pasangan Jokowi-JK secara resmi telah dinyatakan KPU sebagai presiden dan wakil presiden terpilih Indonesia 2014-2019. Keberhasilan Jokowi-JK diwarnai sejumlah fenomena menarik, di antaranya adalah munculnya tim relawan Jokowi. Seperti yang disampaikan Juru Bicara Tim Pemenangan Jokowi-JK, Anies Baswedan, para relawan Jokowi yang tersebar di seluruh Indonesia adalah sebuah fenomena baru di Indonesia. Mereka datang dari berbagai latar belakang profesi dan pekerjaan tanpa menuntut bayaran.

Anies menyatakan bahwa kemunculan relawan ini menandai era kebangkitan politik baru, di mana masyarakat non-parpol mau terlibat di dalam proses politik. Mereka tidak mau lagi sekedar menjadi pemilih, melainkan juga terlibat dan bergerak memperjuangkannya.

Dalam pidato kemenangan yang disampaikan sekitar sejam setelah dinyatakan sebagai pemenang pilpres, Jokowi juga menyinggung secara khusus kemunculan kelompok relawan ini. Ia menilai bahwa pilpres kali ini memunculkan optimisme baru bagi bangsa ini Indonesia. Ia melihat kembali hidupnya semangat kesukarelaan yang telah lama terasa mati suri. Apa yang ditunjukkan para relawan, mulai dari pekerja budaya dan seniman, sampai pengayuh becak, memberikan harapan bahwa ada semangat kegotong-royongan, yang tak pernah mati.

Semangat gotong royong itulah yang menurutnya akan membuat bangsa Indonesia bukan saja akan sanggup bertahan dalam menghadapi tantangan, tapi juga dapat berkembang menjadi poros maritim dunia, lokus dari peradaban besar politik masa depan.

Inilah yang kemudian membawa kita kepada masalah Palestina. Salah satu cita-cita kemerdekaan bangsa Indonesia, sebagaimana yang tercantum pada pembukaan UUD 1945, menyatakan bahwa kemerdekaan adalah hak segala bangsa. Untuk itu, Indonesia bercita-cita menjadi bangsa yang terlibat aktif dalam setiap upaya penghapusan penjajahan di kawasan manapun.

Palestina, bangsa yang dulunya pertama kali mengakui kemerdekaan Indonesia, justru sudah lama kehilangan kemerdekaan akibat penjajahan Israel. Tentu upaya berbagai elemen bangsa dalam ikut mengupayakan kemerdekaan Palestina itu sudah banyak dilakukan. Hanya saja, kelihatannya upaya tersebut masih jauh dari maksimal.

Kita selama ini hanya menunjukkan solidaritas pada tataran prosedural. Yang terjadi hanyalah upaya diplomatik dari pihak pemerintah. Itu pun dengan daya gerak yang sangat terbatas dan formalistik. Bahkan dalam gerakan diplomatik formal ini, sempat terjadi wacana mengupayakan terjalinnya hubungan diplomatik dengan Israel dengan dalih agar bisa ikut memediasi konflik.

Sementara itu, gerakan solidaritas dari rakyat sipil sejauh ini masih sangat parsial dan insidental. Sangat tidak cukup untuk bisa menjadi gerakan besar yang mempengaruhi proses politik demi kemenangan Palestina. Fenomena gerakan Relawan Jokowi ini mestinya memberi inspirasi bahwa kita sebenarnya bisa menciptakan gelombang yang sama. Bila di negeri-negeri Barat gelombang demonstrasi mendukung Palestina bisa sedemikian masif, mengapa di Indonesia tidak bisa? Upaya-upaya gerakan dukung Palestina bisa menggunakan cara-cara yang dipakai relawan selama ini: memaksimalkan jejaring sosial, membuat film pendek kreatif, pentas seni, poster, komik, dan sebagainya. Tentu saja, isu yang diangkat haruslah isu kemanusiaan dan kehendak menegakkan keadilan. Bilapun menyentuh isu agama, hendaknya bijaksana, jangan mengumbar kebencian di antara sesama saudara sebangsa.

Pada Jumat, 25 Juli 2014 (besok), para pencinta keadilan sedunia diseru untuk secara bersama-sama meneriakkan solidaritas buat bangsa Palestina dalam rangka “Hari Internasional Al-Quds”. Inilah momen untuk menunjukkan bahwa bangsa Indonesia mampu melakukan langkah bersama; langkah yang besar dan akan mengubah nasib bangsa Palestina. Mari kita langkahkan kaki, bergabung bersama lautan manusia di seluruh dunia, menyerukan dihentikannya penjajahan terhadap Palestina. (Editorial/LiputanIslam.com)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL