Washington, LiputanIslam.com—Yahoo dikabarkan diam-diam memindai semua email milik kostumer mereka untuk mencari kumpulan karakter spesifik yang diminta oleh National Security Agency (NSA) atau FBI. Demikian laporan yang dirilis Reuters, pada Selasa (4/10/16).

Kantor berita tersebut melakukan investigasi setelah berbicara dengan dua mantan pegawai Yahoo dan orang ketiga yang diberitahu tentang hal tersebut. Ketiganya menjelaskan bagaimana Yahoo menjalani instruksi pemerintah AS dengan membuat program software yang dapat memindai jutaan akun untuk mencari “kumpulan karakter yang spesifik.”

Instruksi itu dilaporkan dikirim ke perusahaan tahun lalu. “Tidak diketahui informasi apa yang dicari badan intelijen tersebut, tetapi mereka ingin Yahoo mencari sekumpulan karakter,” lapor Reuters  “Itu bisa berarti sebuah kalimat di email atau lampiran.”

“Jika [kabar ini] benar, hal ini dapat merusak kepercayaan di internet. Untuk sebuah perusahaan yang diam-diam membuka semua email kostumer mereka untuk memenuhi permintaan pemerintah, [ini adalah] perusakan privasi dan ancaman terhadap kebebasan berekspresi,” ujar Sherif Elsayed-Ali, kepala teknologi dan hak asasi manusia di  Amnesty International.

“Hal ini memperlihatkan kegagalan pemerintah AS untuk membatasi NSA yang bertendensi menyedot data-data dari seluruh dunia.” tambahnya. (ra/presstv)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL