Washington, LiputanIslam.com—Situs WikiLeaks baru saja membocorkan ribuan dokumen rahasia CIA yang berisi bahwa badan intelijen AS tersebut menjalankan program spionase secara illegal.

Dalam pernyataan yang dirilis pada Selasa (7/03/2017), WikiLeaks menyebut dokumen yang mereka bocorkan adalah perilisan “paling lengkap” terkait spionase AS.

Situs anti-rahasia tersebut mengungkapkan bahwa CIA memata-matai publik dengan meretas Android dari Google, iPhone dari Apple, Windows dari Microsoft, dan bahkan TV-TV dari Samsung.

“Ini memperlihatkan bahwa masalah spionase ini lebih besar daripada hal apapun yang diatur oleh pemerintah Amerika di masa lalu,” kata Mark Dankof, mantan anggota Senat dan penyiar radio di San Antonio, Texas, dalam wawancara dengan PressTV, Selasa.

“Semua ini menekankan fakta bahwa siapapun tidak aman dari pengawasan pemerintah yang tak terkendali,” ucapnya.

WikiLeaks mengatakan, mereka merilis dokumen tersebut karena mereka percaya program spionase CIA “harus secepatnya didiskusikan di publik.”

Jika dokumen tersebut terbukti asli, hal itu akan menyebabkan pukulan besar bagi CIA.

Pemerintah AS sendiri menyatakan bahwa WikiLeaks adalah alat yang digunakan agensi intelijen Rusia. Pada Desember lalu, CIA menyebut intelijen Rusia mengirimkan data-data ke Wikileaks dalam upaya untuk membantu Presiden Donald Trump mengalahkan Hillary Clinton dalam pemilihan presiden 2016. (ra/presstv)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL