ebola-outbreak_1Conakry, LiputanIslam.com — Badan Kesehatan Dunia WHO menyatakan perkembangan wabah virus ebola saat ini sangat cepat. WHO menyebutnya sebagai “eksponensial” atau berlipat ganda.

“Jumlah kasus-kasus baru bergerak jauh lebih cepat daripada kapasitas untuk menanganinya di pusat-pusat penanganan virus ebola,” demikian pernyataan WHO yang dirilis hari Senin (8/9) seperti dilaporkan Press TV.

“Penularan virus ebola ini di Liberia telah berlangsung secara intensif dan angka kasus-kasus baru bertambah secara eksponensial.”

WHO juga menambahkan bahwa upaya bersama secara internasional harus ditingkatkan hingga 3 atau 4 kali lipat di kawasan barat Afrika dan kawasan lain untuk mencegah penyebarannya.

“Beberapa ribu kasus baru diperkirakan muncul di Liberia selama 3 minggu ke depan,” tambah WHO dalam pernyataannya.

Menurut data terbaru WHO, jumlah kematian akibat virus ini di wilayah-wilayah yang terserang wabah, termasuk Liberia, Guinea dan Sierra Leone telah melampaui angka 2.100.

Sementara itu Uni Eropa menyatakan telah merencanakan akan mencabut larangan bepergian di wilayah-wilayah yang terkena wabah, demi meringankan beban ekonomi yang memburuk akibat wabah. Para pemimpin Uni Afrika menginginkan adanya koordinasi bersama di antara mereka dalam menangani virus ini.

Ebola adalah salah satu virus paling mematikan dengan tingkat kematian mencapai 90%. Beberapa tanda umum penyakit akibat virus ini adalah diare, muntah-muntah dan pendarahan.

Virus ini tidak menular melalui udara dan hanya menular melalui kontak langsung dengan cairan tubuh penderita seperti darah, kotoran, keringat. Penularan juga bisa berlangsung melalui hubungan seksual serta kontak langsung dengan mayat yang terkontaminasi.

Wabah virus ini pertama kali terjadi di Kongo tahun 1976 dengan menewaskan 280 orang.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL