intifadaYerusalem, LiputanIslam.com—Warga Palestina yang tinggal di kawasan pendudukan Israel menggelar unjuk rasa ada Sabtu (1/10/16) dalam rangka memperingati 16 tahun Intifada (pemberontakan) Palestina Kedua atau yang juga dikenal sebagai Pemberontakan al-Aqsa.

Unjuk rasa yang dilakukan dengan konvoi di kawasan Sakhin itu dihadiri oleh 13 anggota “The Joint List” (aliansi politik 4 partai Arab di kawasan pendudukan), walikota, dan pejabat senior Palestina lainnya.

Intifada Kedua pecah pada September 2000 setelah pemimpin Israel, Ariel Sharon, mengunjungi Haram al-Sharif atau Gereja Mount di Yerusalem (al-Quds). Kunjungan itu dicela oleh warga Palestina sebagai tindakan yang provokatif.

Pemberontakan berakhir pada Februari 2005 setelah pemerintahan kedua negara memutuskan untuk berdamai.

Mohammad Baraka, ketua High Follow-Up Committee for Arabs in Israel, mengatakan bahwa warga Palestina “tidak akan pernah lupa atau memaafkan” kematian lebih dari 3000 orang Palestina dalam kejadian tersebut. (ra/presstv)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL