London, LiputanIslam.com—Sekelompok aktivis Inggris menggelar unjuk rasa solidaritas untuk Muslim Rohingya di London, pada Rabu (6/9/17).

Dalam unjuk rasa yang diadakan di luar 10 Downing Street ini, pada demonstran  meminta PM Theresa May untuk segera membantu menghentikan genosida pemerintah Myanmar terhadap pemeluk agama minoritas.

Mereka juga meminta pemerintah Inggris untuk menggunakan posisi di Dewan Keamanan PBB dan hubungan historis mereka dengan Myanmar sebagai dasar untuk membentuk solusi internasional.

Pasukan militer Myanmar telah lama menyerang warga Rohingya dan membakar desa dalam rangka mengusir mereka dari Rakhine state. Kini, ribuan warga Rohingya lari dari rumah mereka dan menjadi pengungsi di Bangladesh, dan beberapa yang lain mencoba melewati perbatasan ke Malaysia, Indonesia dan Thailand.

Sementara di hari yang sama, anggota Parlemen Inggris juga meminta kabinet May untuk membantu menghentikan kejahatan terhadap apa yang mereka sebut “pembersihan etnis” di Myanmar.

Salah satu pejabat bernama Liz McInne dengan tegas meminta May menangguhkan bantuan militer London kepada Myanmar.

“Pemerintah ini harus melakukan apapun untuk membantu kejahatan tak berperikemanusiaan ini,” kata Ms McInnes.

Ia kemudian mengecam penjualan senjata Inggris kepada pemerintah Myanmar senilai lebih dari £500,000 selama tiga tahun terakhir yang disebutnya “benar-benar tidak pantas”. (ra/presstv)

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL