Nairteroris buleobi, LiputanIslam.com — Warga kulit putih yang fasih berbahasa Inggris diketahui menjadi pemimpin dalam serangan kelompok teroris “Islam” di Kenya.

Hal tersebut terungkap dalam laporan London Telegraph pekan lalu sebagaimana dikutip BBC, Selasa (24/6). Laporan terkait dengan penyerangan sekelompok teroris “Islam” yang menembaki warga yang tengah menonton siaran Piala Dunia di kota Mpeketoni, Kenya, yang menewaskan lebih dari 60 orang minggu lalu.

“Saya melihat seorang kulit putih yang fasih berbicara bahasa Inggris memimpin seluruh penyerang,” kata seorang saksi mata dalam peristiwa itu.

Saksi lainnya mengambahkan: “Ada seorang pria kulit putih di antara mereka dan menjadi komandan mereka. Saya melihatnya memimpin penembakan. Ia terdengar mengucapkan bahasa Arab, namun lebih sering berbahasa Inggris.”

Sedangkan saksi ketiga mengatakan, “semuanya dipimpin oleh seorang kulit putih.”

Cerita tersebut menambah daftar keterlibatan orang-orang kulit putih dalam berbagai aksi teroris yang dilakukan oleh kelompok-kelompok militan “Islam”. Mulai dari sosok wanita Inggris bernama Samantha Lewthwaite, istri tersangka bom bunuh diri di London yang memimpin aksi penyerangan mall Westgate di Nairobi, Kenya, tahun 2013, hingga ratusan warga Eropa yang menjadi “mujahidin” di Suriah.

Atau sebagaimana laporan The Age baru-baru ini yang menyebutkan beberapa warga Australia tengah berperang di Irak bersama kelompok ISIL.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL