Tepi Barat, LiputanIslam.com—Sekelompok besar warga Israel menduduki sebuah bangunan bersejarah di kota al-Khalil (Hebron), Tepi Barat, pada Selasa (25/7/17).

“Puluhan warga Israel memasuki bangunan yang berdampingan dengan Gua para Leluhur (Cave of the Patriarchs) di Hebron, dan pasukan keamanan juga sedang berjaga di sana,” lapor Juru Bicara Militer Israel.

Menurut kesaksian dari warga lokal Palestina, warga Israel ini memasuki bangunan dengan paksa, dan mengibarkan bendera Israel di atasnya. Pasukan keamanan Israel kemudian mendatangi kawasan itu, namun sama sekali tidak memasuki bangunan.

Bangunan ini terletak berdampingan dengan Masjid Ibrahimi, yang dipercaya merupakan tempat pemakaman berbagai tokoh di Alkitab seperti Abraham.

Organisasi Anti-Israel, Peace Now, meminta pemerintah lokal untuk mengevakuasi warga Israel yang berjumlah 15 keluarga ini.

“Setelah klaim mereka atas kepemilikan ditolak, para warga memutuskan membuat aturan sendiri dan membangun pemukiman ilegal yang akan membakar kawasan,” ujar Peace Now dalam sebuah statemen mereka.

Warga Israel pernah diusir dari bangunan yang sama setelah mendudukinya pada tahun 2012.

Penduduk Israel yang kebanyakan bersenjata secara terus-menerus melakukan aksi pendudukan di tanah Palestina, menyerang warganya, membakar masjid, kebun zaitun, dan properti lainnya.

Lebih dari setengah juta warga Israel tinggal di sekitar 230 pemukiman di Tepi Barat dan Yerusalem sejak tahun 1967. Karena dibangun di kawasan pendudukan, pemukiman ini dikecam oleh dunia internasional. (ra/presstv)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL