demo anti blairLondon, LiputanIslam.com — Ratusan orang hari Jumat (30/1) melakukan aksi demonstrasi di depan gedung parlemen di Westminster, London, memprotes tertunda-tundanya laporan penyelidikan atas peran Inggris dalam Perang Irak tahun 2003.

Para demonstran menganggap penundaan pengumuman penyelidikan tersebut karena isinya menyudutkan mantan perdana menteri Tony Blair dan pemerintahannya atas keterlibatan Inggris dalam perang yang tidak populer itu. Demikian dilaporkan Press TV, Jumat (30/1).

Sebagaimana diyakini publik, keterlibatan Inggris dalam perang tersebut didasarkan pada tuduhan palsu terkait isu persenjataan massal pemerintahan Saddam Hussein yang ternyata tidak terbukti.

“Ini jelas bahwa Tony Blair akan tersudut. Maka mereka berusaha menundanya selama mungkin dan jelas dengan adanya pemilu … dan partai konservatif mendukung perang ini… dan mereka memiliki banyak hal yang harus disembunyikan disini,” kata Lindsey German dari kelompok “Stop the War Coalition”.

Wakil Perdana Menteri Nick Clegg, yang juga ketua partai Liberal Democrats, beberapa waktu lalu mengatakan bahwa laporan itu sengaja ditunda-tunda untuk memberikan kesempatan kepada Tony Blair dan para pejabat-pejabatnya untuk membela diri terhadap temuan dalam penyelidikan itu.

Namun ketua Komisi Penyelidikan Parlemen, Sir John Chilcot, mengatakan bahwa penundaan tersebut disebabkan oleh terlambatnya respon beberapa orang yang terkait dalam penyelidikan.

Pada tanggal 21 Januari lalu pemerintah mengumumkan bahwa penyelidikan akan diumumkan setelah pemilihan umum bulan Mei 2015. Penyelidikan ini telah dimulai tahun 2009 dan pada tahun 2011 dengar pendapat terakhir digelar.

Akibat perang ini ratusan ribu rakyat Iran tewas dan jutaan lainnya kehilangan tempat tinggalnya.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*