Seorang pekerja Palestina memeriksa truk bantuan kemanusiaan UNRWA di Rafah, Gaza, 12 Mei 2019. (By AFP)

Gaza, LiputanIslam.com–Seorang pejabat Palestina melaporkan bahwa kerugian ekonomi di Jalur Gaza akibat blokade rezim Israel selama 14 tahun ini telah mencapai 70 juta dolar per bulan.

Anggota parlemen Jamal al-Khodari, yang juga menjabat sebagai ketua Komite Rakyat Melawan Blokade Gaza, mengatakan hal ini dalam siaran pers pada hari Minggu (11/8) kemarin.

Ia menuturkan, sekitar 3.500 pabrik, bengkel, dan bisnis telah gulung tikar di Jalur Gaza selama blokade. Akibatnya, tingkat kemiskinan mencapai 85 persen dan pengangguran melebihi 60 persen.

“Perusahaan, pabrik, dan bengkel gulung tikar setiap harinya di Gaza, yang berarti peningkatan pengangguran pekerja dan teknisi yang signifikan, di samping kerugian finansial yang besar,” katanya.

Pasar-pasar pun telah mengalami penurunan penjualan hingga “80 persen di Gaza dan 50 persen di Tepi Barat.”

Al-Khodari menambahkan, situasi ini juga dipicu oleh semakin sedikitnya bantuan kemanusiaan dari organisasi internasional. (ra/presstv)

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*