anti-pegidaWina, LiputanIslam.com — Kelompok anti-Islam “Pegida” yang berdiri di Jerman, melakukan aksi pawai pertama kalinya di ibukota Austria, Senin (2/2). Namun jumlah mereka ternyata kalah dibanding para penentangnya yang juga melakukan aksi di ibukota Wina.

Seperti dilansir BBC News, anggota “Pegida” yang melakukan aksi tersebut hanya berjumlah ratusan orang, sementara kelompok penentangnya justru jauh lebih banyak.

“Sementara aksi-aksi pawai di Jerman bisa meraih dukungan ribuan orang, hanya beberapa ratus orang yang terlibat dalam aksi pawai hari Senin di Wina,” tulis BBC News.

Jumlah tersebut masih kalah dibandingkana jumlah polisi yang mengamankan aksi mereka. Jumlah tersebut juga kalah jauh dibandingkan peserta pawai “Anti-Pegida” yang mencapai 5.000-an orang.

Para pendukung kelompok “Pegida” berkumpul di Lapangan Vienna dan berteriak-teriak “Kami adalah rakyat!”. Sebagian dari mereka mengacung-acungkan tangannya meniru gaya hormat tentara Nazi Jerman. Sementara kelompok lawannya berteriak-teriak “Matilah Pegida!”.

Aksi kelompok “Pegida” ini mengundang berbagai sikap dari kelompok-kelompok politik Austria. Anggota-anggota partai Hijau mengecam aksi mereka, namun anggota partai “kanan” Freedom Party membela mereka.

Pegida didirikan di kota Dresden, Jerman, tahun lalu. Mereka telah menggelar aksi-aksi demonstrasi anti-Islam, dengan jumlah peserta yang relatif kecil, di berbagai negara di Eropa.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL