uni eropa benderaWina, LiputanIslam.com — Lebih dari 260.000 warga Austria sudah menandatangani petisi yang mendesak pemerintah Austria untuk keluar dari Uni Eropa.

Menurut laporan Press TV, Jumat  (3/7), sebanyak 261.159 warga menandatangani petisi tersebut. Angka itu mencakup 4,12 persen dari jumlah warga pemilik suara di negara itu.

Berdasarkan undang-undang, petisi yang ditandatangani 100.000 orang sudah cukup untuk menjadi dasar pembahasan di parlemen.

Tuntutan keluar dari Uni Eropa menjadi hal yang populer di wilayah Lower Austria dan Carinthia dimana 5,18 persen dan 4,85 persen dari pemilik suara menandatangani petisi.

Organiser petisi adalah warga bernama Inge Rauscher (66 tahun). Ia menyebut petisi yang dirancangnya sebagai “sebuah hasil besar” yang sangat terpengaruh dengan krisis di Yunani.

Pada tahun 2000 Rauscher juga pernah menggelar petisi yang sama, namun jumlah pendukung petitsi saat itu hanya 3,35 persen.

Yunani dinyatakan bangkrut setelah tanggal 30 Juni lalu gagal membayar cicilan hutangnya kepada lembaga-lembaga donor senilai €1,6 miliar.

Pemerintah Yunani akan menggelar referendum tentang pemberian dana talangan baru dan syarat-syaratnya dari lembaga-lembaga donor pada tanggal 5 Juli ini.

Tahun 2010 dan 2012, Yunani menerima pinjaman dengan total nilai €240 miliar, menyusul terjadinya krisis ekonomi tahun 2009.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL