Sumber: liputan6.com

Bandung, LiputanIslam.com– Majelis Ulama Indonesia (MUI) menanggapi insiden seorang wanita membawa anjing ke dalam masjid yang videonya viral di media sosial. Ketua MUI Jawa Barat Rahmat Syafei meminta masyarakat tetap tenang, jangan terprovokasi. Ia juga mengimbau umat beragama untuk saling menghormati dan menjaga toleransi.

“Coba jagalah kerukunan antar umat beragama. Termasuk masalah itu (wanita bawa anjing ke masjid). Dalam Islam membawa anjing ke masjid itu dilarang, maka harus saling toleransi,” ucapnya di Bandung, Jawa Barat pada Senin (1/7).

“Jadi artinya perlu dijaga kerukunan antar umat beragama, harus saling rukun. Itu harus dijaga, jadi harus hati-hati,” ujarnya.

Sebelumnya, Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat, KH Zainut Tauhid Sa’adi mengapresiasi pihak kepolisian yang cepat mengamankan perempuan membawa anjing tersebut. Zainut meminta masyarakat menyerahkan kasus itu kepada aparat hukum.

“Serahkan sepenuhnya masalah tersebut kepada pihak yang berwenang untuk mengambil tindakan sesuai dengan mekanisme hukum yang berlaku,” tandasnya.

Baca: PBNU Sayangkan Insiden Wanita Bawa Anjing ke Masjid

Seperti dilansir detik.com pada Senin (1/7), belakangan diketahui wanita berinisial SM tersebut memiliki riwayat gangguan kejiwaan. Sang suami yang diperiksa polisi menyatakan SM pernah dirawat di 2 rumah sakit terkait kejiwaannya. (aw/kompas/detik).

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*