Sumber: kemenag.go.id

Yogyakarta, LiputanIslam.com– Wakil Menteri Agama (Wamenag), KH Zainut Tauhid Saadi bertemu dengan para tokoh lintas agama di Yogyakarta pada Jumat (8/11). Wamenag mengatakan bahwa setidaknya ada tiga modal utama yang dimiliki bangsa Indonesia sehingga mampu bertahan sebagai negara kesatuan di tengah keberagaman bangsa.

Pertama, modal ruhaniah. Menurutnya, bangsa Indonesia adalah bangsa yang religius, lengkap dengan ajaran-ajaran agama yang suci. “Sehingga setiap prilaku masyarakatnya berada dalam bimbingan Tuhan,” katanya.

Kedua, modal sosial budaya. Bangsa Indonesia adalah bangsa yang kaya dengan budaya dan tradisi. Memiliki ratusan etnis, ribuan Bahasa dan pulau. “Keberagaman ini menjadi modal luar biasa untuk memperkuat NKRI. Kebhinekaan ini akan jadi malapetaka bila tidak disyukuri sebagai karunia Tuhan. Modal kebhinekaan ini harus kita rawat untuk menjaga NKRI ini,” ucapnya.

Ketiga, modal ideologi. Indonesia patut bersyukur karena memiliki Pancasila sebagai ideologi bangsa. Pancasila merupakan titik temu dari berbagai perbedaan dan keberagaman yang kita miliki sebagai bangsa. Pancasila adalah kesepakatan yang jadi pengikat kuat rakyat Indonesia agar tidak tercerai berai.

Baca: Menag: Rasulullah Ajarkan Islam Ummatan Wasathan

“Nilai Pancasila  bisa diterima semua pihak, sehingga di atas dasar kesepakatan ini, Indonesia bisa berdiri kokoh hingga saat ini. Kesepakatan ini harus dilanjutkan dengan sikap dan prilaku kita dengan saling menolong tidak saling membenci,” tandasnya. (aw/kemenag/ikhlasberamal).

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*