rismaSurabaya, LiputanIslam.com — Wali Kota Tri Rismaharini membuktikan ucapannya yang hendak melaporkan panitia acara bagi-bagi es krim gratis. Laporan tersebut ternyata sudah diterima polisi.

“Sudah dilaporkan kemarin,” kata Kasubbag Humas Polrestabes Surabaya Kompol Suparti kepada media, Senin (12/5).

Dalam lembar laporan itu disebutkan bahwa si pelapor adalah Chalid Buhari, Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Surabaya. Laporan itu dibuat pada hari Minggu (11/5) pukul 14.45 WIB.

Dalam laporan tersebut, Chalid melaporkan Budhi Santoso dan Ngisom Fadhilah sebagai Ass. Area Sales Manager Ice Cream, PT Unilever Indonesia Tbk. Mereka dilaporkan atas tindakan pertunjukan yang mengakibatkan rusaknya taman dan jalur hijau milik Pemkot Surabaya yang mengakibatkan kerugian material sekitar Rp 1 miliar.

Pasal yang disangkakan adalah pasal 170 dan 408 KUHP. Pasal 408 KUHP adalah pengrusakan barang/bangunan yang bersifat kepentingan umum.

“Pasal 408 KUP adalah pokok perkara. Ditambahkan pasal 170 KUHP karena dilakukan bersama-sama,” lanjut Suparti.

Dalam laporan itu diajukan dua saksi yakni M. Aswan (47), warga Ketintang Permai Blok BA dan Eka Wati Rahayu (41), warga Jemur Gayungan I. Keduanya adalah PNS Pemkot Surabaya.

“Untuk pasal, nantinya mungkin bisa berubah sesuai dengan keterangan dari para saksi,” tandas Suparti.

Laporan tersebut selain ditandangani Chalid Buhari, juga ditandatangani oleh Panit SPKT C Aiptu Sumadji dan Banit SPKT C Aiptu Bambang Budi.(ca/detiknews)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL