Daniel-CeballosCaracas, LiputanIslam.com — Pihak berwenang Venezuela telah menangkap walikota kota kawasan barat negeri atas tuduhan memicu protes anti pemerintah di negara Amerika Selatan itu.

Daniel Ceballos, walikota San Cristobal, ditahan pada hari Rabu (19/3) di sebuah hotel di ibukota Caracas, di mana dia menghadiri pertemuan para walikota oposisi. Demikian keterangan seorang pembantu pejabat itu.

Menteri Dalam Negeri Venezuela Miguel Rodriguez Torres juga mengatakan kepada televisi pemerintah bahwa Ceballos ditangkap oleh agen-agen intelijen dengan tuduhan menghasut “pemberontakan sipil.”

“Ini adalah tindakan keadilan bagi walikota yang tidak hanya gagal memenuhi kewajibannya di bawah hukum, tetapi juga telah memfasilitasi dan mendukung semua kekerasan irasional di kota ini,” katanya .

Sebelumnya pada hari Senin, pengadilan tinggi Venezuela memerintahkan empat kota yang dipimpin oposisi termasuk San Cristobal, untuk membersihkan kota dari barikade yang didirikan oleh demonstran anti pemerintah.

Venezuela telah menjadi ajang kekerasan protes pro dan anti pemerintah sejak pertengahan Februari, yang telah menyebabkan sedikitnya 30 orang tewas dan ratusan lainnya terluka.

Pihak oposisi menyalahkan pemerintah Presiden Nicolas Maduro atas meningkatnya kriminalitas, naiknya inflasi dan langkanya barang-barang penting.

Presiden, bagaimanapun, mengatakan oposisi berusaha untuk melancarkan kudeta di Venezuela dengan dukungan Amerika.(ca/press tv)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*