walikoa parisParis, LiputanIslam.com — Walikota Paris Anne Hidalgo mengumumkan rencananya untuk menuntut media AS Fox News setelah menayangkan laporan tentang adanya wilayah-wilayah terlarang yang diperintah oleh “hukum syariah”.

Sebagaimana dilansir Russia Today, Rabu (21/1), dalam laporan Fox News tersebut disebutkan bahwa di daerah-daerah larangan tersebut, warga non-muslim dilarang untuk masuk, dan polisi enggan untuk masuk ke dalamnya.

“Jika kita dilecehkan dan jika kita telah memiliki gambaran, maka saya rasa kami akan menuntut, saya rasa kita harus ke pengadilan agar ‘kata-kata’ itu dibuang,” kata Hidalgo kepada CNN, Selasa (20/1).

“Gambaran dan kehormatan Paris telah dicurigai,” tambahnya.

Selain di Paris, dalam laporan Fox News tersebut juga disebutkan bahwa kota London juga memiliki wilayah-wilayah eksklusif untuk umat Islam.

Fox News telah menyatakan permintaan ma’af atas laporan tersebut.

“Kami bersalah telah membiarkan laporan-laporan ini tidak diferifikasi dan diperbaiki,” kata pejabat Fox News baru-baru ini.

Dalam laporan Fox News tanggal 10 Januari lalu, seorang yang mengklaim sebagai jurnalis konflik dan veteran militer bernama Nolan Peterson menyebut wilayah eksklusif Muslim itu seperti wilayah di Afghanistan, Iraq dan Kashmir-India.

“Anda bisa melihat anak-anak muda mengenakan kaos bergambar Osama bin Laden di kedai-kedai ‘hookah’,” katanya.

Sebagian dari laporan itu telah dicabut, namun sebagian lainnya masih terpublikasikan di situs Fox News. Pada tanggal 12 Januari Fox News menambahkan laporannya dengan menyebut kawasan eksklusif itu sebagai “perkampungan dimana para turis dan polisi takut untuk memasukinya”. Kaum muslim juga berhasil memaksa pemerintah untuk memberikan keistimewaan kepada mereka. Demikian laporan Fox News tersebut.

Di Perancis sendiri laporan itu hanya menjadi olok-olokan televisi-televisi setempat. Demikian Russia Today menyebutkan. Dalam salah satu olok-olokan, program televisi Le Petit Journal mengirimkan wartawannya ke wilayah yang disebut “wilayah ekseklusif tersebut”.

“Apakah Anda melihat orang-orang memakai kaos bergambar Bin Laden?” kata host televisi tersebut.

“Tidak, tidak. Yang benar kami memakai kaos PSG dan Marseilles,” jawab warga yang diwawancarai.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*