penguburanChichigalpa, LiputanIslam.com — Juan Salgado telah bekerja sebagai pekerja pabrik gula saat berumur 16 tahun di sebuah kota di kota Chichigalpa di dekat pantai Pasifik Nicaragua, tahun 1966. Pada tahun 2001 ia mulai menderita sakit di bagian ginjalnya yang membuat dokter melarangnya untuk bekerja. Teman-teman kerjanya bahkan mengalami penyakit ginjal yang lebih parah, sebagian hingga meninggal.

“Saya tahu banyak teman-teman saya yang telah meninggal, dan saya juga tahu beberapa yang tidak lagi bisa bekerja karena penyakit itu,” kata Salgado (65 tahun).

Itulah wabah penyakit ginjal yang oleh para ahli disebut sebagai “penyakit ginjal kronis yang tidak diketahui penyebabnya” atau CKDu. Di antara penduduk desa di Nikaragua penyakit ini dikenal dengan nama “creatinina”. Selama 2 dekade terkhir ini telah lebih dari 20.000 orang meninggal karena penyakit ini di Amerika Tengah, demikian perkiraan para ahli medis. Namun cakupan sebenarnya dari penyakit ini masih belum diketahui.

Penyakit ini tidak berkaitan dengan diabetes atau hipertensi sebagaimana umumnya, dan mengincar utamanya pada anak-anak muda. Penyakit ini terutama mengincar para pekerja pemotong tebu untuk pabrik-pabrik gula di El Salvador, Nikaragua dan Costa Rica.

Para ahli percaya penyakit ini memiliki kaitan dengan pekerjaan. Salgado dan penduduk lokak sendiri percaya bahwa para pemilik pabrik-pabrik gula itu mengetahui sebenarnya penyebab wabah penyakit misterius ini. Namun ironisnya, industri gula kini aktif menggalang penelitian untuk mencari penyebab penyakit tersebut, menimbulkan kekhawatiran hasil penelitian-penelitian tersebut tidak lagi obyektif.

“Ini adalah masalah yang komplek. Akan membutuhkan waktu yang cukup lama untuk menemukan penyebab penyakit ini, namun yang terpenting adalah kita telah bertekad untuk menemukannya,” kata Dr. Reina Turcios-Ruiz, penasihat di Centers for Disease Control and Prevention’s Central America Regional Office di Guatemala.

“Tidak ada investigasi ilmiah yang bisa menemukan hubungan antara aktifitas industri gula dengan penyakit ini di Amerika Tengah,” kata Ariel Granera Sacasa, jubir perusahaan gula Nicaragua Sugar Estates Limited, said in an e-mail. Perusahaan inilah yang memiliki bekerja selama berpuluh tahun.

Daniel Brooks dari Boston University of School of Public Health mengatakan, di AS penyakit sejenis membunuh korbannya pada usia antara 70 dan 80 tahun. Namun di Amerika Tengah korbannya meninggal pada umur 40 hingga 50 tahun.

Tidak ada tanda-tanda khusus dari penyakit ini. Ketika penderita mulai mengalami gangguan seperti tekanan darah tinggi dan sakit kepala, sebagian fungsi ginjal penderitanya telah hilang. Demikian kata Brooks, yang tengah mempelajari penyakit ini.

“Epidemik ini adalah penyakit karena pekerjaan dengan beberapa kemungkinan penyebabnya yang terkait dengan lingkungan. Faktor-faktor misterius ini mungkin adalah pestisida, arsenik, agen-agen penyebab infeksi, penggunaan nephrotoxic, dan polusis lingkungan. Namun faktor utama lainnya adalah dehidrasi kronik,” kata Catharina Wesseling, peneliti di Universidad Nacional in Heredia, Costa Rica.

Namun perhatian tidak ayal diarahkan juga oleh publik kepada Monsanto, produsen bahan-bahan insektisida dan rekayasa genetis asal Amerika yang produk-produknya banyak digunakan dalam industri agrikultural di Afrika Tengah. Kritikan terhadap produk-produk Monsanto juga tengah ramai di beberapa negara Amerika Selatan, termasuk El Salvador yang tahun lalu mengeluarkan larangan bagi produk pestisida buatan Monsanto, Roundup, sebagaimana produk-produk pestisida lainnya.

Langkah serupa juga tengah dilakukan pemerintah Brazil, ketika Jaksa Agung negeri ini mendesak Badan Pengawas Kesehatan untuk mengevaluasi kembali beberapa bahan berbahaya bagi kesehatan dan lingkungan, termasuk glyphosate yang terdapat dalam produk-produk insektisida buatan Monsanto. Bahan ini dicurigai menjadi penyebab penyakit ginjal yang telah menewaskan ribuan orang di El Salvador, Sri Lanka, Nicaragua, Costa Rica, dan India.(ca/bbc/russia today)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL