kolera mozambikMaputo, LiputanIslam.com — Setidaknya 41 orang tewas akibat wabah kolera yang melanda negara Afrika Mozambik sejak Desember 2014 lalu.

Menteri Kesehatan Mozambik Quinhas Fernandes, dalam konperensi pers, Senin (2/3), mengatakan sejak 25 Desember 2014 lalu telah terjadi 4.518 kasus penderita kolera dengan jumlah kematian mencapai 41 orang. Jumlah kasus dan kematian bahkan meningkat tajam selama 2 minggu terakhir. Demikian seperti dilansir Press TV.

Wabah kolera itu merebak setelah terjadinya bencana banjir di negara itu antara Desember 2014 dan Januari 2015 lalu yang menewaskan 158 orang dan mengakibatkan 170.000 kehilangan tempat tinggal.

Menurut Fernandes wabah terparah terjadi di Provinsi Tete di barat Mozambik dimana lebih dari 1.650 kasus terjadi dalam 2 minggu terakhir. Tete tidak termasuk wilayah yang terkena bencana banjir, namun menjadi wilayah terparah terkena dampaknya. Di ibukota provinsi itu bahkan terjadi 1.562 kasus kolera.

Kondisi itu diperparah oleh kurangnya suplai air bersih, sanitasi yang buruk dan penduduk yang padat yang mempercepat penyebaran penyakit.

Mozambik menjadi negara yang sering mengalami wabah kolera dan diare pada musim panas antara bulan Oktober dan Maret, saat negara itu mengalami musim hujan.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*