putinMoskow, LiputanIslam.com — Presiden Rusia Vladimir Putin akhirya bereaksi atas pernyataan Pangeran Charles yang telah menyamakan dirinya sebagai Hitler. Ia menyebut pernyataan Pangeran Charles sebagai “tidak bisa diterima”, “salah” dan “bukan sikap bangsawan”.

Dalam sebuah wawancara televisi yang disiarkan secara internasional hari Sabtu (24/5) petang, Putin mengatakan bahwa sebagai pihak yang tidak bersalah, dirinya tidak marah atas pernyataan Charles tersebut.

“Saya tidak mendengarnya (Charles) mengatakan hal itu. Jika memang benar, tentu hal itu tidak bisa diterima,” kata Putin.

Berita tentang pernyataan kontroversi Pangeran Charles bersumber dari seorang warga Kanada yang menjadi korban yang selamat dari penahanan rezim Nazi Jerman dalam perang dunia II, setelah bertemu Charles akhir pekan lalu. Namun baik pemerintan Inggris maupun pangeran Charles tidak membantahnya.

Pernyataan Charles tersebut telah mendapat reaksi keras, tidak saja dari publik Rusia namun bahkan dari Inggris sendiri. Namun Putin tampaknya berusaha menghindari konflik yang lebih luas dengan Inggris.

“Saya rasa jika teman-teman kita di Inggris, sebagaimana saya, dikendalikan oleh kepentingan nasional daripad kepentingan-kepentingan lain, semua masalah ini akan hilang dengan cepat dan kita akan kembali bekerjasama sebagaimana sebelumnya,” tambah Putin.

Jurnalis Inggris Bridget Kendall menyebut reaksi Putin tersebut sebagai “pembalasan yang berkualitas”.

“Presiden Rusia jelas memperlihatkan bahwa ia tidak menginginkan terjadinya masalah diplomatik antara Rusia dan Inggris,” katanya.

Putin dan Pangeran Charles telah dijadwalkan akan bertemu dalam peringatan kemenangan Perang Dunia II di Perancis bulan depan.(ca/bbc)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL