London, LiputanIslam.com–Ratusan Muslim dari Afghanistan, Iran, Irak dan Inggris berkumpul di acara peringatan Asyura pada hari Selasa (10/9) kemarin di ibukota Inggris, London.

Pada hari Asyura yang berdarah, cucu Rasulullah, Imam Hussein, serta keluarga dan pengikutnya dilarang mengambil minum selama berhari-hari oleh ribuan tentara yang setia pada Yazid, penguasa pada masa itu. Hari Asyura melambangkan perlawanan terhadap tirani, pemberontakan kaum tertindas melawan penindas.

Berikut ini video peliputan peringatan Asyura di London oleh jurnalis Bianca Rahimi dari Press TV:

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*