Tepi Barat, LiputanIslam.com–Sebuah video yang dirilis oleh organisasi HAM memperlihatkan sejumlah penduduk Israel membakar ladang-ladang di Tepi Barat pada tanggal 17 Mei kemarin. Bukti ini berkebalikan dengan klaim dari militer Israel bahwa warga Palestina yang melakukan pembakaran itu.

Organisasi B’Tselem merilis video berisi dua penduduk penduduk Israel, satu diantaranya membawa senapan Tavor, memasuki ladang rerumputan dan memicu api sebelum mereka berjalan pergi.

Para warga Israel dari pemukiman Yitzhar diketahui menyerang warga Palestina di sejumlah desa di Burin, Urif, dan Asira al-Qibliya, Tepi Barat pada Jumat (24/5) kemarin. Kedua pihk kemudian menyalahkan satu sama lain atas kebakaran ladang di kawasan itu.

Menurut B’tselem, prajurit Israel berdiri di samping para pelaku pembakaran, namun mereka “tidak menangkap [pelaku] dan mencegah [warga] Palestina mendekati tanah mereka yang dibakar.”

Selain itu, militer Israel juga dilaporkan memberikan kekebalan hukum bagi pelaku pembakaran, di mana tidak ada satupun dari mereka diinterogasi atau ditangkap.

Militer Israel menolak berkomentar tentang masalah ini.

Ini bukan pertama kalinya militer rezim Tel Aviv menutup-nutupi serangan oleh warganya terhadap warga Palestina. Pada bulan lalu, B’Tselem melaporkan kasus pembunuhan seorang pemuda Palestina di kota Nablus, Tepi Barat, yang ditutup-tutupi oleh militer Israel. (ra/presstv)

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*