Washington, LiputanIslam.com–Duta AS untuk PBB, Nikki Haley, menerima sambutan yang buruk dalam pidatonya di Universitas Houston, ketika ia disoraki oleh sekelompok mahasiswa karena telah menyetujui genosida di Palestina.

Dalam pidatonya pada Selasa (22/5/18) itu, Haley tengah membicarakan kesibukannya di PBB ketika ia tiba-tiba diinterupasi oleh seorang mahasiswa yang berteriak “Nikki Haley, darah itu ada di tangan Anda.”

Teriakan protes itu terus berlanjut selama bermenit-menit, sementara Haley hanya berdiri diam di podiumnya.

“Anda telah menandatangani [menyetujui] genosida orang-orang pribumi!” lanjut sang mahasiswa, yang diikuti oleh tepukan tangan dan sorak-sorai dari penonton.

Selanjutnya, aksi protes dilanjut dengan teriakan bersama-bersama: “Nikki, Nikki tak bisakah kau lihat? Anda menyebabkan pembunuhan massal!”

“Haley, Haley, Anda tak bisa sembunyi! Anda menandatangani genosida!”

Haley telah dikenal sebagai pendukung Israel sejati sepanjang karirnya sebagai wakil AS di PBB.  Setelah peristiwa genosida pada 15 Mei lalu, ketika tentara Israel membunuh lebih dari 60 warga Palestina di Gaza, Haley membela Israel dalam sebuah pertemuan mendesak di DK PBB. Dia pun segera keluar dari ruangan pertemuan ketika wakil Palestina, Riyad Mansour, hendak berbicara.

“Nikki, Nikki, Anda akan lihat, Palestina akan bebas!”  sorak para mahasiswa Universitas Houston yang menggema di ruangan tersebut. “Bebas, bebas, bebas Palestina!”

Aksi protes tersebut diakhiri dengan aksi walkout dari para demonstran dan tepukan tangan dari penonton yang masih ada di dalam ruangan.

Setelah peristiwa itu, organisasi Students for Justice in Palestine dan 12 organisasi kemahasiswaan lainnya di Universitas Houston merilis pernyataan tentang masalah mereka dengan kehadiran Haley di universitas.

“Langkah buruk Nikki Haley sebelum dan di masa jabatannya sebagai duta untuk PBB memperlihatkan sifat diskriminatifnya kepada Palestina dan bahwa dia buta terhadap ketidakadilan di seluruh dunia,” jelas mereka.

“Nikki Haley telah berupaya tanpa henti untuk memblokir investigasi Dewan HAM PBB terhadap kejahatan di Gaza yang menyebabkan 109 orang tewas dan ribuan lainnya terluka, termasuk anak-anak, perempuan, dan kaum disabilitas,” papar mereka.

Video aksi protes mahasiswa ini bisa ditonton di bawah ini, yaitu di menit 2:46.  (ra/rt)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*