brannanWashington DC, LiputanIslam.com — Seorang veteran Perang Vietnam yang mengalami gangguan mental dijatuhi hukuman mati karena pembunuhan tahun 2000.

Seperti dilaporkan BBC News, Kamis (15/1), Andrew Howard Brannan (66 tahun) menjalani hukuman mati dengan cara disuntik di sebuah tempat eksekusi di negara bagian Georgia, hari Selasa (13/1).

Veteran Perang Vietnam itu sebelumnya didiagnosa mengalami gangguan mental (post-traumatic stress disorder), namun tidak menghalanginya untuk dijatuhi mati pada bulan Januari 2000 karena membunuh seorang anggota polisi muda Kyle Dinkheller.

“Brannan menderita penyakit mental karena pengalaman perangnya yang terus berlanjut hingga terjadinya peristiwa pembunuhan itu,” kata jaksa Brian Kammer.

Baik Pengadilan Tinggi Georgia maupun Mahkamah Agung AS memperkuat vonis yang dijatuhkan kepadanya.

Dari sebuah rekaman video sebuah mobil patroli, Brannan menembak Dinkheller sembilan kali pada tanggal 12 Januari 1998 dalam sebuah kemacetan.

Pengacara Brannan mengatakan kliennya adalah seorang mantan prajurit pemberani yang telah berperang membela negaranya dan karenanya tidak layak dihukum mati. Brannan adalah penerima medali penghargaan Bronze Star.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*