Caracas, LiputanIslam.com—Menteri Pertahanan Venezuela, Jenderal Vladimir Padrino, menyebut ancaman militer yang diberikan Presiden AS Donald Trump sebagai tindakan “gila” di tengah ‘intervensi Washington di krisis politik Venezuela’.

“Ini adalah tindakan gila, sebuah aksi ekstrimisme tertinggi,” ujar sang jenderal dalam sebuah wawancara televisi pada Jumat (11/8/17).

Pernyataan ini merupakan respon dari pernyataan Trump beberapa waktu lalu bahwa ia tengah menimbang-nimbang “banyak opsi bagi Venezuela, termasuk opsi militer jika dibutuhkan.”

“Sebagai seorang tentara, bersama dengan FANB (pasukan bersenjata Venezuela) dan rakyat, saya yakin kita akan berada di barisan pertama dalam mempertahankan kepentingan dan kedaulatan negara tercinta kita Venezuela,” kata Padrino.

Sementara itu, Menteri Komunikasi Venezuela, Ernesto Villegas, menyebut perkataan Trump itu sebagai “ancaman baru terhadap kedaulatan nasional.” Ia menambahkan, pemerintah  siap “merilis pengumuman resmi mengenai ancaman imperial terhadap Venezuela.”

Trump melontarkan pernyataan provokatif ini setelah Presiden Venezuela Nicolas Maduro memintanya bertemu untuk sebuah “percakapan personal.”

Menurut laporan dari Gedung Putih, Maduro menelepon Trump pada Jumat lalu semenjak AS menjatuhkan sanksi terhadapnya dan sejumlah sekutunya.

Trump mengatakan setuju untuk berbicara secara langsung “segera setelah demokrasi ditegakkan kembali di negara itu.” (ra/presstv)

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL