Pope Benedict XVI leads his Wednesday general audience in Paul VI hall at the VaticanVatikan, LiputanIslam.com — Gereja Vatikan kembali mendapat desakan untuk mengadili para pendeta yang diduga menjadi pelaku pelecehan seksual terhadap anak-anak. Kali ini desakan datang dari para keluarga korban.

Dalam wawancara dengan media Italia berbahasa Inggris “The Local”, hari Rabu (5/2), Barbara Blaine, ketua Survivors Network of those Abused by Priests (SNAP), atau jaringan para korban pelecehan seksual oleh para pendeta, mengatakan bahwa “langkah-langkah nyata harus lebih banyak dilakukan” oleh Gereja Vatikan atas terjadinya pelecehan-pelecehan seksual anak-anak secara sistematik.

“Para pejabat Gereja menolak melakukan tindakan nyata apapun yang akan dapat melindungi anak-anak. Apa yang bisa dilakukan Paus Franciscus hanyalah membentuk komisi yang tidak bisa melindungi keselamatan anak-anak,” kata Barbara.

Sebuah laporan dari Komisi Perlindungan Anak PBB baru-baru ini membeberkan skandal pelecehan seksual yang dilakukan para pendeta Katholik selama beberapa dekade terakhir. Laporan itu juga mengkritik kebijakan Gereja Vatikan yang dianggap “melindungi” para pelaku pelecehan seksual.

Sebaliknya Vatican, menyatakan telah berkomitmen untuk melindungi hak-hak anak-anak dan akan menindaklanjuti laporan PBB tersebut dengan melakukan “studi yang mendalam”.

SNAP menganggap apa yang dilakukan Vatikan sebagai “tidak cukup” dan ancaman terhadap anak-anak akan terus terjadi selama para pelaku pelecehan seksual tidak diadili. Kelompok ini juga mengkritik Paus Franciskus yang menolak untuk melakukan langkah hukum terhadap para pelaku pelecehan seksual di lingkungan Gereja Vatikan.

Kelompok-kelompok yang mewakili anak-anak korban pelecehan seksual oleh para pendeta Katholik telah berdiri di beberapa negara seperti Mexico, Inggris, Kanada, Irlandia dan Australia. Mereka lah yang telah memberi masukan kepada PBB dalam laporannya.(ca/press tv)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL