dubes vatikanVatican, LiputanIslam.com — Vatican menempatkan mantan dubesnya untuk Republik Dominika di dalam tahanan rumah karena tuduhan pelecehan anak saat bertugas.

Sebagaimana dilaporkan BBC News, Rabu (24/9), Jozef Wesolowski, menjadi pejabat tertinggi Vatican yang menjadi terdakwa kasus pelecehan anak di Pengadilan Vatican.

Mantan pendeta tinggi (archbishop) itu dipecat dari jabatannya sebagai dubes, bulan Juni lalu, setelah sebuah pengadilan gereja menetapkannya bersalah atas kasus pelecehan terhadap seorang bocah Dominika. Ia kini akan menjalani pengadilan di Pengadilan Kriminal Vatican.

Wesolowski yang berasal dari Polandia, bertugas sebagai Dubes Vatican di Republik Dominika selama 5 tahun.

Jubir Vatican menyebut langkah ini merupakan bentuk keseriusan Paus Franciscus untuk menangani kasus-kasus sejenis tanpa menunda-nunda dan dengan cara yang adil namun juga tegas.

Paus Franciscus telah berjanji untuk menumpas tindakan-tindakan pelecehan terhadap anak-anak yang dilakukan para pendeta dan pegawai gereja, menyebut tindakan tersebut sebagai “kelompok setan”.

Tahun lalu ia memperkuat aturan penindakan terhadap kasus pelecehan terhadap anak-anak.

Tentang pilihan menahan Wesolowski di rumahnya dan bukannya menyerahkannya ke tahanan polisi, jubir Vatikan menyebutkan alasan kesehatan sebagai pertimbangannya.

Wesolowski diharaplan akan mulai menjalani sidang atas kejahatannya tahun ini juga.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL