Sumber: bisnis.com

Jakarta, LiputanIslam.com– Uskup Agung Jakarta, Kardinal Mgr Ignatius Suharyo Pr menyampaikan akan pentingnya pengamalan Pancasila dalam merawat persatuan dan kesatuan bangsa. Falsafah dan nilai-nilai Pancasila harus dihayati dan diamalkan hingga menjadi suatu kebiasaan dalam berpikir dan bertindak.

Demikian hal itu disampaikan Kardinal Suharyo pada acara kebangsaan yang mengangkat tema “Kita Bersatu Membangun Indonesia: Bangunlah Jiwanya, Bangunlah Badannya Untuk Indonesia Raya,” di Jakarta pada Kamis (17/10).

“Pancasila diterjemahkan jadi gagasan kecil, dijadikan gerakan, kalau diulang terus jadi habitus (kebiasaan), jadi cara berpikir, cara bertindak,” katanya.

Menurutnya, salah satu cara untuk mengungkapkan rasa cinta Tanah Air adalah dengan merawat ingatan bersama dan tidak melupakan sejarah dalam pemersatuan bangsa. Mengingat momentum kebangsaan, yakni Sumpah Pemuda, Proklamasi dan lahirnya Pancasila.

Baca: Tidak Ada Ruang Bagi Ideologi Lain Selain Pancasila

“Ketika suatu bangsa atau komunitas lupa akan sejarah, dalam waktu dekat identitasnya akan hilang. Maka merawat ingatan bersama menjadi sangat penting. Kesaadaran bahwa warisan untuk mencintai Tanah Air mesti ditanamkan,” ujarnya. (aw/akurat/bisnis).

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*