uskup australiaAdelaide, LiputanIslam.com — Uskup Agung Adelaide, Philip Wilson, didakwa telah menutup-nutupi kasus pelecehan seksual oleh seorang pendeta pada tahun 1970-an.

Wilson, hari Selasa (17/3) didakwa telah gagal memberikan laporan tentang pendeta James Fletcher yang diduga telah melakukan aksi-aksi pelecehan seksual dan pemerkosaan anak-anak muda di Maitland, Sydney, tahun 1970-an. Demikian Press TV  melaporkan, Rabu (18/3).

Menurut sebuah laporan media lokal, Wilson merupakan pejabat tertinggi Gereja Katholik yang menghadapi dakwaan dalam kasus seperti ini.

Pendeta Fletcher sendiri meninggal di penjara tahun 2006 yang ia jalani sebagai hukuman kasus pemerkosaan seorang ‘altar boy’ antara tahun 1989 dan 1991.

Wilson membantah tuduhan terhadap dirinya, menyebutkan bahwa ia telah meninggalkan pekerjaannya untuk berkonsultasi dengan sejumlah besar orang tentang kasus yang membelitnya.

“Tuduhannya adalah bahwa saya telah gagal menarik perhatian polisi atas pembicaraan yang terjadi pada tahun 1976, saat saya masih menjadi pendeta yunior, bahwa seorang pendeta yang sudah meninggal telah melecehkan seorang bocah,” kata Wilson.

Jika terbukti bersalah, Wilson dapat dipenjara hingga selama 2 tahun.

“Saya bermaksud untuk mempertahankan ketidak-salahan saya melalui sistem hukum,” tambahnya.

Selama bertahun-tahun Gereja Katholik terlibat dalam kasus pelecehan seksual di berbagai penjuru dunia. Sri Paus telah menegaskan tidak adanya toleransi atas tindakan tersebut, namun para aktifis menganggap hal itu tidak cukup.

Sekitar 850 pendeta telah dituduh melakukan pelecehan seksual dan perkosaan terhadap anak-anak antara tahun 2004 dan 2013, demikian Vatikan melaporkan.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*