America_Cruise_Ferries_02-755x490Washington DC, LiputanIslam.com — Jalur layanan kapal feri antara Florida dengan Kuba akan kembali dioperasikan setelah selama 50 tahun ditutup akibat hubungan politik AS-Kuba yang buruk.

Kantor berita BBC News melaporkan, Selasa petang (5/5), pemerintah AS telah mencabut larangan pengoperasian kapal feri yang menghubungkan kedua negara dan 4 perusahaan telah mendapatkan ijin untuk mengoperasikan kapal-kapal feri tersebut.

Ini merupakan bentuk implementasi pemulihan hubungan diplomatik kedua negara yang diumumkan akhir tahun lalu.

“Kebijakan ini merupakan langkah besar ke depan,” kata Joseph Hinson, direktur United Americas Shipping, sebuah perusahaan perkapalan yang berbasis di Miami, Florida, kepada AFP.

“Ini adalah peristiwa bersejarah. Terima kasih kepada Presiden Barack Obama atas kepemimpinannya,” tulis perusahaan feri lain yang berbasis di Florida, Havana Ferry Partners of Fort Lauderdale, dalam laman resmi Facebooknya.

BBC menyebut langkah itu kapal-kapal feri akan langsung beroperasi dalam waktu dekat, karena masih ada beberapa hambatan birokrasi yang masih harus diselesaikan di kedua negara. Namun ini merupakan indikasi kuat yang ditunjukkan AS untuk menjadikan Kuba sebagai mitra baru dan bukannya sebagai musuh.

Selain itu sebuah penerbangan baru antara New York City dan Havana, Kuba, yang dioperasikan oleh perusahaan JetBlue, juga telah diumumkan. Namun untuk sementara jalur ini hanya melayani penerbangan charter.

Kuba berjarak 150 km di sebelah selatan negara bagian Florida.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL