venetian-referendu_2860128bVenesia, LiputanIslam.com — Polisi Italia hari Rabu (2/4) menangkap belasan orang pendukung pemisahan diri wilayah Venesia dari Italia, seorang di antaranya mantan anggota parlemen. Mereka didakwa telah mengumpulkan senjata dan merancang tindakan kekerasan.

Media-media Italia melaporkan, di antara senjata yang dikumpulkan para aktifis gerakan separatis itu adalah mengubah kendaraan traktor menjadi tank yang dilengkapi dengan senapan mesin. Mereka bermaksud menggunakan senjata itu untuk membuat kerusuhan menjelang pemilihan Parlemen Uni Eropa bulan Mei mendatang.

Rencana tersebut mengingatkan pada insiden tahun 1997 ketika sekelompok separatis menguasai bel keramat di kota itu dan mengumumkan kemerdekaan Venesia menjadi negara republik yang terpisah dari Italia.

Penangkapan tersebut di atas terjadi hanya beberapa hari setelah para politisi di Veneto memulai proses hukum untuk memperjuangkan pemisahan Venesia di tengah-tengah konstitusi Italia yang melarang adanya pemisahan wilayah. Para jaksa Italia menuduh para aktifis separatis menerapkan 2 strategi sekaligus, yaitu aksi legal formal dan kekerasan.

Setelah penangkapan awal di Venesia, polisi Italia melakukan penggerebegan di beberapa wilayah di Italia dan menangkap 24 orang dengan tuduhan terorisme, subversi, membuat dan memiliki senjata ilegal. Di antara mereka adalah politisi mantan anggota parlemen Franco Rocchetta. 27 orang lainnya juga masuk dalam daftar penyidikan.

Sebuah jajak pendapat online menunukkan sebanyak 89 persen warga Veneto memilih berpisah dari Italia dan membentuk pemerintahan sendiri.(ca/press tv)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*