Sana’a, LIputanIslam.com–UNICEF mengecam peristiwa pembunuhan belasan anak sekolah Yaman oleh pesawat-pesawat perang Arab Saudi.

Pada Minggu (7/4) kemarin, setidaknya 14 orang tewas dan 95 lainnya luka-luka setelah pesawat perang Saudi meluncurkan serangan udara ke wilayah distrik Sa’wan, provinsi Sana’a.

Serangan besar-besaran ini terjadi di dekat dua sekolah dasar pada waktu makan siang.

“… Jendela-jendela pecah dan pecahan peluru dan kaca masuk ke ruang kelas,” demikian laporan dari Geert Cappelaere, direktur UNICEF untuk Timur Tengah dan Afrika Utara, dalam sebuah pernyataan yang dirilis pada Selasa (9/4).

Sebelumnya, laporan mengatakan bahwa sebagian besar siswa yang tewas dalam serangan itu adalah anak-anak. Namun, menurut Cappelaere, seluruh 14 korban tewas itu adalah anak-anak yang “kebanyakan dari mereka di bawah usia sembilan tahun.”

Dia menambahkan, setidaknya 16 dari anak-anak yang terluka berada dalam kondisi kritis dan akibatnya, jumlah kematian kemungkinan akan terus meningkat.

“Sulit membayangkan kengerian yang dialami anak-anak itu, dan kengerian dan rasa bersalah yang para orang tua rasakan karena telah … mengirim anak-anak mereka ke sekolah,” kata Cappelaere.

“Membunuh dan melukai anak-anak adalah pelanggaran berat hak-hak anak,” tegasnya. (ra/presstv)

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*