Distribusi air bersih untuk Yaman

LiputanIslam.com—Berdasarkan laporan Thomson Reuters Foundation, seperti dikutip portal berita Memo pada Jum’at (22/3), anak-anak usia di bawah lima tahun lebih berpotensi meninggal tiga kali lipat akibat kurangnya sanitasi dan air bersih ketimbang perang.

UNICEF menambahkan bahwa di negara-negara konflik, anak-anak usia di bawah lima tahun lebih berpotensi meninggal 20 kali lipat karena penyakit ketimbang kekerasan dan perang.

Penyakit yang umumnya menjangkiti anak-anak adalah varian penyakit diare, seperti kolera. Penyakit yang disebabkan oleh rusaknya persediaan air bersih akibat perang.

Laporan penelitian Thomson menjadikan tiga negara konflik seperti Yaman, Afghanistan, dan Myanmar, sebagai objek penelitian.

“Dalam keadaan konflik semacam ini, menyediakan air bersih secara cepat merupakan persoalan hidup-mati,” tulis laporan tersebut.

Berdasarkan data dari WHO, mulai 2014-2016, 85.000 anak meninggal akibat penyakit dibandingkan dengan 31.000 anak yang meninggal akibat perang. (fd/memo)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*