yatim ebolaMonrovia, LiputanIslam.com — Sekitar 3.800 anak-anak menjadi yatim piatu akibat wabah virus ebola yang melanda kawasan Afrika Barat sejak tahun lalu. Demikian badan PBB untuk anak-anak UNICEF mengumumkan.

Dalam pernyataannya hari Jumat (6/2), sebagaimana dilansir Press TV, UNICEF menyebutkan bahwa jumlah tersebut berada di 3 negara yang paling parah terserang wabah ebola, yaitu Guinea, Liberia dan Sierra Leone. Wabah ebola yang mulai muncul pada akhir tahun 2013 dan merebak pada tahun lalu, juga mengakibatkan sekitar 9.000 anak-anak kehilangan salah satu dari kedua orang tua mereka.

“Setelah berhasil mengatasi takut terhadap Ebola, keluarga-keluarga korban telah menunjukkan dukungan yang luar biasa, memberikan perhatian dan melindungi anak-anak yang orang tuanya telah meninggal,” kata Manuel Fontaine, pejabat UNICEF di Afrika Barat dan Tengah.

Menurut data terakhir Badan Kesehatan Dunia (WHO) sebanyak 22.525 dipastikan terjangkit virus ebola dengan jumlah kematian mencapai 9.004 orang.

Ebola adalah salah satu virus paling mematikan dengan tanda-tanda seperti diare, muntah-muntah, dan pendarahan. Virus ini menyebar melalui kontak langsung dengan cairan tubuh penderita penyakait, seperti darah, air liur, keringat, dan kotoran. Virus juga menyebar melalui kontak seksual.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL