Dhaka, LiputanIslam.com–UNICEF memperingatkan bahwa sebanyak 240.000 anak Rohingya yang ikut mengungsi keluar dari Myanmar berada dalam kondisi yang buruk dan berbahaya.

Dari jumlah tersebut, sekitar 36.000 anak berusia di bawah satu tahun, dan 92.000 di bawah lima tahun. Menurut laporan UNICEF pada hari Jumat (15/9/17), anak-anak ini tinggal di lingkungan kotor dan rentan mendapat penyakit.

Selain anak-anak, terdapat 52.000 wanita hamil dan menyusui diantara para pengungsi.

Meski mayoritas anak mengungsi bersama keluarga mereka, namun terdapat lebih dari 1.100 anak yang terpisah dengan orangtua mereka selama minggu lalu.

Pemerintah  Myanmar mendapat kecaman dari internasional akibat kejahatan yang mereka lakukan terhadap Muslim Rohingya di kawasan Rakhine. Menurut laporan dari berbagai media internasional, Muslim Rohingya dibunuh, diperkosa, dibakar propertinya oleh junta militer Myanmar dan ekstrimis Budha. PBB melaporkan, angka korban tewas mencapai 1.000 orang. (ra/presstv)

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL