Damaskus, LiputanIslam.com—Badan perlindungan anak PBB (UNICEF) menyatakan bahwa tahun 2016 mencetak rekor kematian dan kesengsaraan bagi anak-anak Suriah, menjadikan tahun tersebut sebagai masa-masa terburuk bagi mereka.

UNICEF melaporkan pada Senin (13/03/2017), setidaknya 652 anak Suriah terbunuh di sekolah, rumah sakit, taman bermain, dan rumah selama tahun 2016.

UNICEF juga menyatakan bahwa satu dari tiga sekolah tidak layak lagi dipakai oleh anak-anak karena telah dikuasai oleh kelompok militan. Sebanyak 1,7 juta anak muda Suriah juga telah keluar dari sekolah.

Selain itu, setidaknya 851 anak-anak direkrut oleh kelompok militen selama 2016. Jumlah tersebut dua kali lipat dibanding tahun 2015.

Pada hari Selasa lalu, organisasi Save the Children menyatakan bahwa jutaan anak-anak Suriah mengalami kecemasan tinggi dan trauma akibat perang yang mereka hadapi setiap hari. (ra/presstv)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL