Brussels, LiputanIslam.com–Ketua diplomat Uni Eropa, Federica Mogherini, menyebut seluruh pemukiman Israel yang dibangun di tanah Palestina berstatus ilegal dan “menghambat perdamaian” di kawasan.

“Kami telah menekankan, berkali-kali, bahwa seluruh pemukiman [Israel] berstatus ilegal dan menghambat perdamaian,” ucapnya, sebelum pertemuan pejabat UE dan menteri luar negeri Liga Arab di Brussels pada Senin (25/2/18).

Sampai kini, terdapat sekitar 600.000 warga Israel yang menempati lebih dari 230 pemukiman illegal yang dibangun sejak penjajahan di Palestina tahun 1967.

Merespon kasus penutupan Gereja Makam Suci di Yerusalem baru-baru ini, Mogherini mengatakan bahwa status istimewa dan karakter kota Yerusalem al-Quds “harus dipertahankan dan dihargai oleh semua pihak.”

“Kami berharap ada solusi yang bisa ditemukan dengan cepat. Yerusalem adalah kota suci bagi tiga agama monoteistik,” komentarnya.

Selanjutnya, Mogherini juga memberitahu kesiapan Uni Eropa untuk menawarkan pemindahan EUBAM Rafah (Misi Bantuan Perbatasan Uni Eropa) dan “mendukung pertumbuhan ekonomi di Gaza dan juga menambah bantuan kemanusiaan dengan fokus rumah sakit di Gaza.” (ra/presstv)

 

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*