Masjid Al-Aqsa

Yerusalem, LiputanIslam.com – Lembaga PBB yang menangani masalah pendidikan, sains, dan budaya (UNESCO) telah mengesahkan sebuah resolusi anti-Israel pada hari Selasa (2/5). Dalam resolusi itu,  Israel dinyatakan sebagai “kekuatan penjajah” atas Yerusalem dan semua klaim kedaulatan Israel terkait Yerusalem al-Quds batal.

Resolusi tersebut telah dirancang oleh Aljazair, Mesir, Lebanon, Maroko, Oman, Qatar dan Sudan dengan bantuan Jerman, yang memimpin saat pemunguatan suara. Israel berupaya menekan negara-negara anggota agar menolak resolusi tersebut, dan akhirnya ada sejumlah negara yang menolak, yaitu AS, Italia, Jerman, dan tujuh negara lain.

Sebelum pemungutan suara, Tel Aviv melalui Wakil Menteri Luar Negeri, Tzipi Hotovely, telah menyatakan protesnya.

“…UNESCO menentang hak kedaulatan Israel atas seluruh wilayah Yerusalem. Ini tidak masuk akal. Kita sudah terbiasa dengan konsep ‘berita palsu’. Ya, selamat datang ‘sejarah palsu’,” ucap Tzipi Hotovely.

Ini bukan resolusi pertama pro-Palestina yang dirilis UNESCO. Sebelumnya, lembaga ini telah menetapkan resolusi yang mendukung hak warga Palestina untuk memasuki kompleks Masjid Al-Aqsa dan mengecam provokasi dan Yudaisasi Israel di sekitar tempat suci tersebut. (AL/Press TV)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL