ISNA Convention Addresses Muslim ChallengesDetroit, LiputanIslam.com — Organisasi yang membawahi umat Islam di seluruh Amerika Utara, Islamic Society of North American (ISNA) menggelar konvensi dengan harapan lahirnya pemimpin-pemimpin muda yang akan membawa pesan bagi generasi mendatang.

Berlangsung sejak Jumat (29/8) hingga Senin (1/9), konvensi ini membawa thema “Munculnya Generasi Baru: Kebangkitan Budaya Muslim Amerika.” Konvensi yang digelar setiap tahun ini kini memasuki tahun ke 51.

“Kita semua satu, maka kami ingin memastikan bahwa setiap kita semua melindungi kapal ini bergerak menuju arah yang sama,” kata Presiden ISNA yang bakal digantikan, Imam Mohamed Magid, sebagaimana dilaporkan oleh OnIslam.net dalam sebuah wawancara.

“Apapun latar belakangnya, pria atau wanita, kaya atau miskin, “inter-faith” dan “intra-faith”, kami ingin menyampaikan perhatian nasional,” tambahnya.

Dalam konvensi itu hadir beberapa pembicara, termasuk Zahra Billoo (Direktur Eksekutif Council on American-Islamic Relations San Francisco), Mehdi Hasan (jurnalis, penulis dan host televisi Inggris), Maryam Amirebrahimi (pendidik dan pengacara), dan Mansoor Sabree (seorang Imam masjid di Atlanta dan Direktur Mohammed Schools of Atlanta).

Konvensi juga dihadiri beberapa figur terkenal Muslim internasional seperti Zaid Shakir, Siraj Wahhaj, dan Suhaib Webb.

Acara konvensi juga diisi dengan sesi khusus penyampaian kata-kata inspirasi yang disampaikan oleh Sultan Sokoto Amirul Mu’minin Shaykh Muhammadu Sa’aadu Abubakar III.

Konvensi juga diisi dengan festival film, pameran foto dan lukisan, kompetisi baca Al Qu’am, jamuan makan, jumpa penulis serta pameran kesehatan selain bazaar yang didikuti oleh 400 vendor.

Pada saat yang sama, secara paralel organisasi-organisasi terafiliasi ISNA, Islamic Medical Association of North America dan Muslim Students Association and Muslim Youth of North America, juga menggelar konvensinya.

Konvensi pertama ISNA digelar tahun 1963. Tahun demi tahun acara konvensi ini semakin populer setiap tahunnya konvensi ini dihadiri oleh sekitar 40.000 peserta.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL