poroshenkoKiev, LiputanIslam.com — Presiden Ukraina Petro Poroshenko akan menawarkan otonomi lebih luas kepada separatis di Ukraina timur untuk menjaga negara tetap utuh.

Berbicara kepada jajaran pemerintahannya di Kiev, Rabu (10/9), Poroshenko mengatakan bahwa dirinya tengah berusaha mencari solusi permanen atas konflik di Ukraina timur dan telah menyerahkan rancangan undang-undang ke parlemen untuk memberikan otonomi lebih luas kepada wilayah separatis.

“Status yang bisa menjaga wilayah itu sebagai bagian dari Ukraina,” kata Poroshenko sebagaimana dikutip BBC News.

Namun ia menyebutkan bahwa Ukraina tidak akan membuat konsesi apapun jika menyangkut keutuhan wilayahnya.

Di sisi lain, Andrei Purgin, wakil perdana menteri Republik Rakyat Donetsk, mengomentari pernyataan Poroshenko itu, mengatakan bahwa separatis “tidak mempertibangkan untuk tetap bersatu dengan Ukraina”.

Sebelumnya, pemberontak separatis mengatakan pihaknya telah merebut kota Komsomolske di wilayah Donetsk dengan memposting video yang menunjukkan bendera separatis berkibar di depan Gedung Dewan Kota.

Para pejabat Ukraina membantah klaim tersebut. Namun Ukrainian TV melaporkan, 3 pasukan penjaga perbatasan tewas oleh serangan bom di wilayah Luhansk.

Donetsk dan Luhansk adalah 2 wilayah setingkat provinsi yang memisahkan diri dari Ukraina, menyusul pemisahan wilayah Krimea dan bergabung dengan Rusia bulan April lalu.

Pada hari Jumat (5/9) tercapai kesepakatan gencatan senjata setelah sebelumnya pemberontak berhasil merebut kembali beberapa wilayah yang dikuasai pasukan Ukraina.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL