A pro-Russian separatist guards a road checkpoint outside the town of Lysychansk in LuhanskKiev, LiputanIslam.com — Pemerintah Ukraina dan kelompok seperatis Donetsk People’s Republic (DPR) di Ukraine timur menandatangani perjanjian pembentukan “zona penyangga” untuk menjamin keamanan di wilayah konflik.

“Kami telah menandatangani perjanjian pembentukan zona penyangga. Dalam dokumen perjanjian itu ditetapkan pasukan Ukraina akan ditarik dari beberapa kota, termasuk Peski,” kata pemimpin DPR Alexander  Zakharchenko, Jumat (10/10) sebagaimana dilaporkan RIA Novosti.

Peski adalah wilayah pinggiran kota Donetsk dimana pasukan Ukraina menempatkan artilerinya untuk melancarkan pemboman ke kota Donetsk yang dikuasai separatis.

Menurut Zakharchenko, sebagai imbalannya Ukraina akan tetap menguasai kota-kota Mariupol, Slavyansk dan Kramatorsk.

Sementara itu Presiden Ukraina Petro Poroshenko hari Jumat (10/10) melakukan inspeksi kesiapan militer Ukraina di wilayah konflik Donetsk dan Luhansk.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL