bantuan rusiaKiev, LiputanIslam.com — Ukraina menyatakan pihaknya akan memeriksa konvoi bantuan yang dikirim Rusia, sebelum memasuki wilayah konflik di Ukraina timur.

Para pejabat Ukraina mengatakan, tim pemeriksa dari pasukan penjaga perbatasan Ukraina telah tiba di lokasi dimana ratusan truk pengangkut bantuan Rusia diparkir di dekat perbatasan.

Ukraina menyatakan kekhawatiran bahwa bantuan tersebut berisi suplai militer untuk para pemberontak separatis yang berusaha memisahkan diri dari Ukraina.

Kantor berita BBC melaporkan, pada hari Kamis (14/8) truk-truk pengangkut bantuan Rusia melintasi perbatasan menuju wilayah yang dikuasai pemberontak. Informasi itu dibenarkan para pejabat keamanan Ukraina yang mengatakan melihat iring-iringan kendaraan militer dan truk-truk melintasi perbatasan Ukraina.

Laporan-laporan awal menyebutkan bahwa pemeriksaan terhadap konvoi bantuan itu telah dilakukan oleh aparat keamanan Ukraina, namun para hari Jumat (15/8) jubir dewan keamanan Ukraina, Andriy Lysenko mengatakan kepada Ukrainian TV bahwa pihaknya masih menunggu laporan dari Palang Merah.

Para pejabat Ukraina mengatakan bahwa bantuan tersebut akan dikirimkan ke kota Luhansk setelah kota itu menjalani pemeriksaan tim inspeksi dari kepabeanan dan penjaga perbatasan Ukraina.

Pada hari Kamis kota Luhansk mengalami pemboman gencar yang dilancarkan pasukan pemerintah. Demikian pula kota Donetsk yang menjadi kubu pertahanan utama pemberontak.

Pejabat Palang Merah Internasional untuk wilayah Eropa dan Asia Tengah, Laurent Corbaz, mengatakan bahwa bantuan baru akan dikirimkan hingga ada jaminan keamanan bagi personil Palang Merah yang mendistribusikan bantuan.

Corbaz mengatakan bahwa operasi pendistribusian bantuan akan memakan waktu yang cukup lama. “Satu minggu atau jauh lebih lama lagi,” katanya.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL