serangan donetskDonetsk, LiputanIslam.com — Pasukan Ukraina melancarkan serangan gencar ke kota Donetsk, Minggu (18/1), kelompok separatis mengklaim pasukan Ukraina telah meninggalkan Bandara Donetsk.

Sebagaimana dilansir Russia Today, Senin (19/1), perintah serangan tersebut dikeluarkan oleh Presiden Ukraina Petro Poroshenko, Minggu pagi. Demikian keterangan penasihat Poroshenko, Yury Biryukov. Kelompok separatis menuduh Ukraina tengah berusaha memicu pertempuran sengit.

“Hari ini kami akan menunjukkan bagaimana kerasnya pukulan kita pada gigi (separatis),” tulis Yury Biryukov dalam akun Facebook.

“Mereka kini menembakkan dot (rudal balistik). Uuuh,” tambahnya.

Pemimpin Republik Rakyat Donetsk Aleksandr Zakharchenko, yang terpilih sebagai perdana menteri wilayah separatis Donetsk November lalu menuduh pemerintah Ukraina telah memanfaatkan gencatan senjata untuk memperkuat kedudukan, dan kini mencoba memulai perang besar-besaran.

“Ini sangat jelas bahwa Kiev (Ukraina) tengah mencoba membalas dendam akibat kekalahan mereka tahun lalu,” katanya sembari menyebutkan setidaknya 5 orang tewas akibat serangan itu.

RIA Novosti melaporkan sejumlah rumah penduduk, sekolah dan stasiun bus hancur akibat serangan itu. Jembata Putilovsky Bridge, yang berlokasi di dekat Bandara Donetsk juga hancur oleh serangan, tulis Russia Today.

Beberapa kota yang menjadi sasaran serangan adalah  Makeevka dan Gorlovka. Di kota terakhir ini setidaknya 2 orang tewas dan 16 lainnya terluka ketika sebuah bom meledak di stasiun bus. Sementara sebuah bom meledak di tengah kota Donetsk dan melukai sejumlah orang.

Para saksi mata menyebut, Ukraina mengerahkan pesawat tempur Su-24 dalam serangan di Gorlovka.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Comments are closed.