Abu Dhabi, Liputanislam.com–Sebuah laporan mengungkapkan bahwa Uni Emirat Arab (UEA) melakukan kesepakatan rahasia dengan rezim Israel beberapa tahun lalu untuk memperoleh dua pesawat pengintai.

Menurut dokumen yang berhasil diperoleh oleh media Haaretz, kesepakatan itu berisi transaksi sekitar tiga miliar shekel atau $846 juta. Setidaknya sebagian dari transaksi ini dibayarkan secara tunai melibatkan dari pejabat tinggi UAE ke salah satu perusahaan yang terlibat.

Ratusan dokumen dan email rahasia ini dibocorkan dari firma hukum Appleby.

Laporan ini keluar di tengah kabar bahwa Arab Saudi dan UEA melakukan kerja sama intelijen dengan rezim Israel untuk melawan Iran.

Menurut sebuah studi oleh Tony Blair Institute for Global Change pada Agustus lalu, perdagangan Israel dengan negara-negara Teluk Persia diperkirakan telah mencapai sekitar $1 miliar per tahun.

Pendiri Pusat Studi dan Penelitian Strategis Emirat, Jamal al-Suwaidi,  mengatakan kepada surat kabar Inggris Guardian bahwa isu Palestina tidak lagi menjadi agenda utama di negara-negara Teluk Persia.

“Isu Palestina tidak lagi berada di garis depan kepentingan negara-negara Arab,…” katanya. “Mereka telah kehilangan prioritas yang signifikan mengingat tantangan, ancaman, dan masalah yang dihadapi negara-negara di kawasan ini.” (ra/presstv)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*