Damaskus,LiputanIslam.com—Pengelola Bandara Internasional Damaskus,Shafa al-Nuri, mengatakan pada Sabtu kemarin (12/1) bahwa tiga negara Arab, Oman, Uni Emirat Arab, dan Bahrain sedang melakukan persiapan untuk menghidupkan kembali penerbangan pesawat komersial mereka di Kota Damaskus, Suriah.

“Delegasi Oman Air mengunjungi Bandara Internasional Damaskus pada hari Kamis dan memeriksa kondisi teknisnya sebagai persiapan untuk dimulainya kembali penerbangan ke ibukota Suriah,” kata al-Nouri kepada kantor berita SANA.

Maskapai penerbangan Bahrain Gulf Air dan Etihad yang berbasis di UEA mendaftar ke pihak Suriah dengan proposal serupa, katanya.


Al-Nouri menekankan bahwa pemeriksaan ini akan diadakan dalam rangka persiapan untuk dimulainya kembali lalu lintas udara dengan Damaskus.
Saat ini, penerbangan ke Uni Emirat Arab dari Damaskus dioperasikan oleh Syrian Air dan maskapai swasta Suriah Cham Wings. Suriah Air juga telah meluncurkan penerbangan ke Bahrain. Oman hanya dapat dicapai dari Damaskus dengan transit di Uni Emirat Arab.
Pada bulan Desember, Uni Emirat Arab membuka kembali sebuah kedutaan di Damaskus setelah enam tahun absen. Bahrain dan Kuwait diperkirakan akan segera membuka kembali kedutaan mereka di Suriah.(fd/AMN)
DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*