ayyanRawalpindi, LiputanIslam.com — Seorang top model Pakistan, Ayyan Ali (23 tahun) harus tetap berada di tahanan setelah upaya pembebasannya dengan jaminan ditolak pengadilan.

Ayyan Ali ditangkap aparat bea cukai di bandara Islamabad 14 Maret lalu karena ketahuan membawa uang kas $500.000 dan didakwa melakukan tindakan pencucian uang. Ia telah membantah tuduhan itu dengan dalih uangnya diperoleh secara legal dan ia tidak mengetahui peraturan yang melarang membawa uang kas melebihi $10.000.

Para jaksa mengatakan Ayyan menghadapi tuntutan hukuman penjara hingga 14 tahun jika terbukti bersalah. Demikian seperti dilaporkan BBC News, Senin (6/4).

Setelah dua minggu tinggal di penjara Adiala di kota Rawalpindi, akhir bulan lalu permohonannya untuk penangguhan penahanan dengan jaminan ditolak. Maka model paling top di Pakistan itu harus menghabiskan hari-harinya di penjara yang sama.

Ayyan memulai kariernya di ‘catwalk’ pada umur 16 tahun pada 2010 lalu. Ia berhasil mengukir karier cemerlang dan dengan cepat menjadi model paling laris di Pakistan. Tidak hanya itu, ia juga berhasil membangun karier sebagai penyanyi.

Keberadaannya di dalam penjara menjadi perhatian menarik publik Pakistan dengan media-media massa yang berspekulasi tentang kondisinya di dalam tahanan. Penjara Adiala adalah penjara dengan pengamanan paling ketat di Pakistan. Di sana pula publik-publik figur Pakistan yang terjerat kasus kriminal mendekam dalam tahanan.

Sebuah surat kabar Pakistan memberitakan bahwa ia mendapatkan layanan khusus dalam tahanan seperti ruangan khusus berperabotan lengkap, televisi, kulkas, dan handphone. Namun otoritas Pakistan membantah laporan itu. Menurut mereka Ayyan diperlakukan sama dengan tahanan lainnya. Ia tinggal bersama 10 tahanan lain di dalam satu blok.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL