Sungai Eufrat, LiputanIslam.com—Tentara Turki, pada Rabu (3/1), mengirim konvoi tentara dan perangkat keras militer lainnya ke perbatasan Suriah dalam rangka persiapan untuk serangan besar terhadap milisi Kurdi di tepi timur Sungai Eufrat.

Tentara mengirim konvoi panjang, termasuk beberapa meriam, tank dan pengangkut personel dan kendaraan lapis baja ke wilayah Shanli Urfah di perbatasan Turki dengan Suriah Utara.

Tentara mengirim konvoi terbaru berupa 20 kendaraan militer ke wilayah Khaliliyah dan satu lagi ke wilayah Mardin Sharnaq di perbatasan Suriah.

Sementara itu, Pasukan Demokrat Suriah (SDF) mengirim konvoi militer panjang ke kota Tal Abyadh di Raqqa Utara untuk memperkuat kembali posisinya.

Sumber-sumber lapangan menunjuk pada persiapan SDF untuk melawan pasukan Turki di tepi timur Sungai Eufrat, dan mengatakan bahwa SDF telah mengubah unit-unit perumahan di desa al-Za’azou’a di Raqqa Utara menjadi posisi dan pangkalan militer.

Sumber-sumber lebih lanjut mengatakan bahwa delegasi militer senior Turki, termasuk menteri pertahanan negara itu, komandan pasukan darat dan komandan angkatan udara melakukan kunjungan ke wilayah Kilis.

Sumber-sumber lapangan melaporkan pada hari Sabtu bahwa Angkatan Darat Suriah menjaga pasukan siaga tinggi untuk menanggapi setiap kemungkinan serangan militer oleh pasukan Turki dan sekutu militan di kota Manbij di Aleppo Timur Laut.

Sumber-sumber mengatakan bahwa pasukan Damaskus, yang dikerahkan di Manbji, bersiaga untuk melawan serangan tentara Turki dan gerilyawan yang didukung Ankara.

Sumber tersebut melanjutkan dengan mengatakan bahwa Komando Angkatan Darat memerintahkan Pasukan Pengawal Presiden dan tentara Damaskus lainnya untuk memberikan tanggapan keras terhadap setiap operasi militer oleh pasukan Ankara di wilayah Manbij.

Mereka lebih lanjut mengatakan bahwa pasukan Ankara mulai mempersiapkan operasi militer di Manbij setelah kedatangan Tentara Suriah di wilayah tersebut.

Sumber mengutip pernyataan Ziad Hajji Obeid, Komandan militan Tentara Nasional Turki, mengatakan bahwa sejumlah 15.000 militan dari kelompoknya bersiap untuk memasuki Manbij, menambahkan bahwa hampir 25.000 pria bersenjata yang didukung Ankara sedang bersiap untuk masuk kota-kota Tal Abyadh dan Ra’as al-Ein. (fd/Fars)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*