erdogan-twitter-ban-580Ankara, LiputanIslam.com — Turki telah memblokir layanan Google yang digunakan oleh para pengguna internet untuk menghindari pemblokiran penggunaan media sosial Twitter. Sementara para kritikus semakin nyaring menyerukan tuduhannya bahwa pemerintahan Perdana Menteri Recep Tayyip Erdogan telah bersikap intoleran.

Pemerintah memblokir domain milik Google, Domain Name System (DNS) setelah masyarakat menggunakan domain tersebut untuk mengakses Twitter, menyusul diblokirnya layanan Twitter tgl 20 Maret lalu.

Twitter diblokir di Turki setelah sebelumnya Erdogan memperingatkan untuk “membongkar akar situs web” yang telah mengedarkan secara online rekaman-rekaman pembicaraan yang dilakukan dirinya. Dalam rekaman-rekaman tersebut terindikasi Erdogan melakukan kegiatan korupsi.

Langkah Erdogan tersebut, selain ditujukan untuk menghambat proses hukum yang menjerat diri dan kroni-kroninya, diduga kuat untuk menghilangkan hambatan menjelang pemilihan lokal tgl 30 Maret nanti.

Namun media-media Turki mengatakan bahwa paska pemblokiran, jumlah tweet telah melonjak 138 persen.

Larangan kontroversial telah mendorong reaksi keras baik di Turki dan di luar negeri. Presiden Turki Abdullah Gul bahkan telah menyuarakan penentangannya terhadap larangan tersebut dan mengatakan pada akun Twitter-nya bahwa “larangan sepenuhnya terhadap platform media sosial tidak dapat disetujui.”

Partai oposisi utama negara itu, Partai Rakyat Republik (CHP), juga mengatakan bahwa ia akan mengajukan gugatan hukum terhadap keputusan pemerintah.

Uni Eropa telah menyuarakan keprihatinan atas langkah itu dengan mengatakan bahwa larangan tersebut mengancam upaya Ankara untuk bergabung dengan blok tersebut.

“Larangan pada media sosial Twitter.com di Turki menimbulkan keprihatinan serius dan keraguan atas komitmen Turki untuk menyesuaikan dengan nilai-nilai dan standar Eropa,” kata Komisioner Uni Eropa Stefan Fule dalam sebuah pernyataannya.(ca/press tv)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL