Ankara, LiputanIslam.com—Turki telah memperlihatkan optimisme mereka terhadap hubungan bilateral dengan AS di bawah pemerintahan Presiden Donald Trump. Pemerintah Turki pun berharap pemerintahan baru ini mau mengekstradisi figur opsisi Turki, Fetullah Gulen.

“Kami berharap adanya langkah untuk mengekstradisi [Gulen], dalang dari percobaan kudeta,” kata Perdana Menteri Turki, Binali Yildirim, hanya beberapa jam sebelum acara pelantikan Trump pada Jumat (20/01/2017).

Turki sebelumnya berkali-kali mengancam akan meninjau hubungan mereka dengan AS jika pemerintah AS tidak menyerahkan Gulen. Sejauh ini, AS menolak ekstradisi dengan alasan tidak adanya bukti-bukti yang kuat terhadap Gulen.

Percobaan kudeta tersebut telah mengakibatkan ribuan orang terdakwa, dari institusi negara maupun non-negara, dipenjara dan ditangguhkan dari pekerjaan mereka.

Yildirim mengatakan, hubungan bilateral dengan AS akhir-akhir ini rusak karena sejumlah “kesalahan”, yaitu penolakan pemerintah AS untuk mengekstradisi Gulen. Namun, ia berujar bahwa Turki
“percaya situasi tersebut akan membaik di pemerintahan yang baru.” (ra/presstv)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL