Washington, LiputanIslam.com—Mantan duta AS untuk PBB dan pejabat partai Republik, John Bolton, akan menggantikan Jen. HR McMaster sebagai penasihat keamanan nasional AS mulai 9 April.

Trump mengumumkan keputusannya ini sekaligus berterimakasih kepada McMaster atas pelayanannya dan memuji “pekerjaan yang hebat” sebagai penasihat keamanan.

Trump juga menyebut peran krusial McMaster dalam penyusunan America First National Security Strategy, “menghancurkan” ISIS, dan membawa Korea Utara  “ke meja [negosiasi].”

Gedung Putih menekankan bahwa pemecatan McMaster merupakan keputusan yang disepakati oleh kedua pihak.

McMaster menjabat pada February 2017, hanya beberapa hari setelah sang presiden memecat Michael Flynn karena skandal dengan Rusia.

Mengenai penunjukan Bolton, Trump telah memuji sang politisi veteran itu karena memiliki kapasitas yang berbeda.

“John adalah pria yang hebat. Kami telah melakukan pertemuan yang baik dengannya. Dia tahu banyak. Dia punya ide-ide yang bagus yang saya setujui…,” demikian kata Trump pada Senin (19/3/18).

Bolton, yang menjabat sebagai duta AS untuk PBB selama 2005-2006 itu tampak memiliki visi yang unik atas isu-isu keamanan nasional. Contohnya, dalam artikel yang dipublikasikan Wall Street Journal pada bulan lalu, Bolton menilai tidak ada batasan legal yang mencegah AS menyerang Korea Utara atas dasar ‘pertahanan diri’. (ra/rt)

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*